Sex Education
Sex Education (Eleven Film)

Bitblog- Buat Bitlovers yang lagi bosen karena #dirumahaja dan gak tahu mau nonton apa, bisa nih masukin serial Netflix Sex Education di watchlist kalian, serial ini terasa segar karena menyajikan kisah drama komedi tentang remaja dan hubungan seks dengan cara yang berbeda, tidak klise, lucu, dan menyenangkan. Selain menghibur, banyak pelajaran yang bisa diambil lewat serial ini.

Bercerita tentang seorang anak bernama Otis (Asa Buterfield),  remaja 16 tahun yang terlambat berkembang dan tidak tertarik dengan hal-hal berbau seks, berbeda dari remaja seumurannya. Walaupun begitu, ia memiliki pengetahuan yang banyak tentang perkara seksual karena ibunya (Gillian Anderson) adalah seorang psikolog seks. Maeve (Emma Macky) adalah teman satu sekolahnya, ia melihat prospek menjanjikan dari pengetahuan yang dimiliki oleh Otis, hal itu yang membuat mereka membuat klinik seks berbayar untuk membantu masalah seputar seks yang dialami remaja di sekolah. Selain menghibur, Sex Education mengandung banyak pelajaran yang bisa diambil, dan inilah beberapa pelajaran yang bisa dipetik lewat film ini.

1. Sexual Knowledge yang Tepat

Seperti yang kita tahu, urusan seks memang sesuatu yang sangat sensitif, penting bagi kita untuk mendapatkan ilmu yang benar mengenai pembelajaran seks, lewat film Sex Education kita diberi gambaran jika ilmu tidak didapat dari sumber yang tepat maka hal tersebut bisa menimbulkan masalah. Di dalam serial ini Otis dibantu oleh Maeve dan ibunya mencoba untuk menghadirkan solusi bagi teman-temanya, dengan membuat klinik seks berbayar. Ibu Otis selaku psikolog seks bisa dijadikan sebagai sumber yang tepat bagi permasalahan remaja mengenai urusan seksual. 

Sex Education (Eleven Film)

2. Seberapa Penting ‘Consent’ dalam Hubungan Seksual

Dalam berhubungan seksual, kita harus mengenal istilah consent, consent sendiri adalah persetujuan yang jelas untuk melakukan kegiatan seksual. Segala bentuk aktivitas seks membutuhkan persetujuan antara kedua belah pihak, bahkan jika itu pasangan sendiri. Aktivitas seksual yang dilakukan tanpa kata sepakat dari salah satu pihak termasuk ke dalam kategori kekerasan seksual, lewat karakter Adam dan Aimee kita bisa lihat bagaimana pentingnya sexual consent.

3. Menghargai Perbedaan

Kita sadar bahwa sejatinya setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, maka dari itu kita sebagai manusia harus bisa saling menghargai dan memahami keberagaman tersebut. Hal itu digambarkan pada saat tokoh-tokoh dalam film ini berjuang untuk mempertahankan perbedaan mereka, contohnya tokoh Eric yang berani bertransformasi menjadi transgender dan lingkungan sekitar menerimanya.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here