Miracle in Cell No. 7 merupakan salah satu film Korea yang sukses membuat penonton sedih. Film ini sudah beberapa kali dibuatkan versi dari beberapa Negara dan Indonesia akan menjadi salah satu yang akan dibuatkan film Miracle in Cell No. 7. Sebelumnya film ini sudah beberapa kali dibuatkan versi dari luar Korea, seperti Amerika, Thailand, dan Negara lainnya.

Miracle in Cell No. 7 ini disutradarai oleh Lee Hwan Kyung yang dimana film ini dirilis pada tahun 2013 yang lalu dan banyak yang mengadaptasi film ini ke beberapa versi yang berbeda dari Negara masing-masing.

Film yang sukses ini akan segera dibuat dan dirilis di Indonesia dan banyak yang menantikan film ini tayang. Banyak yang mempertanyakan apakah film ini akan sesukses dan membuat penonton menjadi sedih dengan tayangnya film ini di Indonesia. Karena film ini sangat sukses di Korea Selatan.

Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia akan diperankan oleh beberapa aktor dan aktris yang terkenal dengan akting mereka yang keren. Diantaranya adalah Tora Sudiro, Vino Sebastian, Deni Sumargo, Rigen, Indra Cegei, Bryan Domani, Indra Warkop, dan Graciella Abigail. Dalam cerita ini berfokus kepada seorang ayah yang dituduh dalam kasus pembunuhan dan bertemu dengan beberapa teman baru dan membantu menyelundupkan anaknya ke dalam penjara untuk bisa bertemu dengan ayahnya.

Film ini menceritakan tentang seorang ayah yang memiliki kekurangan dalam fisiknya dan memiliki seorang anak perempuan yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Di suatu hari dimana ayah nya pulang dari bekerja dan menemukan seorang gadis yang meninggal dunia dan dalam keadaan yang dalam keadaan tidak memungkinkan dimana seperti sesudah diperkosa, kebetulan ayah nya tersebut berada di lokasi dan berusaha mencari bantuan tetapi tanpa disangka-sangka orang-orang menduga bahwa dirinya yang memperkosa gadis tersebut dan menyebabkan dirinya masuk kedalam penjara.

Baca Juga : Sebelum Meninggal, Didi Kempot Sempat Menyelesaikan Film Sobat Ambyar

Dan ayahnya mendapatkan hukuman mati dan harus meninggalkan anaknya seorang diri tanpa siapapun, banyak yang prihatin dengan kondisi sang anak tanpa orang tua atau siapapun untuk mengawasi anak tersebut. Hingga akhirnya pengacara dari ayah nya berusaha semaksimal mungkin untuk membebaskan atau meringankan beban hukuman tetapi tidak bisa dan di tolak oleh pihak pengadilan.

Selama di penjara, anaknya ingin sekali bertemu dengan ayah nya hingga bisa bertemu dan secara diam-diam dimasukkan kedalam penjara dengan berbagai cara agar anaknya bisa melepaskan rasa rindunya kepada ayahnya.

Hingga akhirnya mereka harus berpisah karena ayahnya yang harus dikenakan hukuman mati sehingga anaknya harus tinggal sendirian, tetapi anaknya memiliki orang-orang yang sayang kepadanya untuk tinggal bersama orang-orang yang sayang kepada anak perempuan tersebut.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here