best picture oscar

Bitblog- Academy awards menetapkan empat syarat baru bagi film yang ingin masuk dalam kategori Best Picture di ajang piala Oscar. Syarat tersebut diharapkan dapat meningkatkan representasi dan inklusi baik di depan maupun di belakang kamera.

Kedepannya untuk ajang Oscar ke-96 pada 2025 mendatang hanya film yang telah memenuhi setidaknya dua syarat yang akan bisa mendaftar untuk penghargaan terebut. Dilansir dari BBC, Oscar telah mendapat banyak kritikan terkait kurangnya film dengan tema keberagaman. 

Dilansir dari Tirto Presiden Akademi David Rubin dan CEO Akademi Dawn Hudson mengatakan bahwa apecture dan celah harus leboh doperluas agar dapat merefleksikan semua populasi global yang ada. Ia pun mengatakan bahwa pihaknya berjanji untuk dapat mewujudkannya.

“Apecture, celah, harus lebih diperluas agar dapat merefleksikan populasi global yang ada. Mulai dari pembuatan film ataupun penonton yang terhubung dengannya. Pihak kami akan berkomintmen agar dapat mewujudkannya,” ujar Presiden Akademi David Rubin dan CEO Akademi Dawn Hudson dalam sebuah wawancara dengan People.

ia juga mengatakan bahwa pihak akademi percaya inklusi ini akan menjadi katalisator agar dapat membentuk perubahan yang besar, serta bertahan lama dalam industri. Empat standard itu adalah representasi, tema, narasi di layar yang meliputi kepemimpinan kreatif dan tim proyek. Kemudian, akses dan peluang industri yang meliputi pengembangan audiens.

Kegagalan Oscar untuk menominasikan aktor kulit hitam di tahun 2016 silam membuat reaksi keras dari beberapa bintang film, bahkan mereka berani memboikot acara tersebut dan munculnya gerakan dengan tagar #OscarSoWhite. Karena peristiwa terbut, terbuatlah janji dari Academy Award untuk memperbanyak anggota wanita dan BAME (Black, Asian and Minority Ethnic) pada tahun 2020.

Academy award juga mengatakan pihaknya memperkenalkan persyaratan kelayakan untuk penghargaan Best Picture, “Untuk mendorong representasi yang adil di dalam dan di luar layar untuk lebih mencerminkan keragaman penonton yang menonton¬†film“.

Representasi tersebut diharapkan dapat mewujudkan inklusifitas yang lebih kuat dari kelompok tertentu. Mereka juga mencantumkan secara jelas dan rinci kelompok-kelompok tersebut yang meliputi kelompok perempuan, kelompok dari berbagai ras dan etnis , LGBTQ + dan orang-orang dengan kebutuhan khusus atau disabilitas.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here